Friday, March 7, 2014

BERKERJA SAMA DALAM TEAM

Standard
Teori Organisasi Umum 2 #

Pertemuan 3&4

BERKERJA SAMA DALAM TEAM 


     A. Pengertian dan Karakteristik Kelompok

PENGERTIAN KELOMPOK MENURUT BEBERAPA PARA AHLI:
1. Menurut Homans (1950).
Kelompok adalah sejumlah individu berkomunikasi satu dengan yang lain, dalam jangka waktu tertentu yang jumlahnya tidak terlalu banyak.
    
2. Menurut Merton. 
Kelompok merupakan sekelompok orang yang saling berinteraksi, sesuai dengan pola yang telah mapan.
    
3. Menurut Achmad S. Ruky. 
Kelompok adalah sejumlah orang yang berhubungan (berinteraksi) antara satu dan yang lainnya. Yang secara psikologis, sadar akan kehadiran yang lain dan yang menganggap, diri mereka sebagai suatu kelompok.
    
4. Menurut  Muzafer Sherif. 
Kelompok  adalah kesatuan yang terdiri dari dua atau lebih individu ,yang telah mengadakan interaksi sosial yang cukup intensif dan teratur.
     
5. Menurut De Vito (1997).
Kelompok merupakan, sekumpulan individu yang cukup kecil bagi semua anggota untuk berkomunikasi secara relatif mudah.

Karakteristik Kelompok:
Beberapa ahli mengatakan bahwa dalam suatu kelompok terdapat ciri – ciri, yaitu:
  1). Terdiri dari 2 orang atau lebih. 
  2). Adanya interaksi yang terus menerus.
  3). Adanya pengembangan identitas kelompok.
  4). Adanya norma – norma kelompok.
  5). Adanya diferensiasi peran.
  6). Peran yang saling tergantung.
  7). Produktivitas bertambah atau meningkat.

     B. Tahapan Pembentukan Kelompok

Model pembentukan suatu kelompok, pertama kali diajukan oleh Bruce Tackman (1965). Teori ini dikenal sebagai salah satu teori pembentukan kelompok yang terbaik, dan menghasilkan banyak ide-ide lain setelah kosep ini dicetuskan.

  - Tahap 1 - Forming.
Pada tahap ini kelompok baru saja dibentuk dan diberikan tugas.
  - Tahap 2 - Storming.
Kelompok mulai mengembangkan ide-ide berhubungan dengan tugas-tugas yang mereka hadapi.
  - Tahap 3 - Norming.
Terdapat kesepakatan, dan konsensus antara anggota kelompok. 
  - Tahap 4 - Performing.
Kelompok dalam tahap ini dapat menyelesaikan, pekerjaan dengan lancar dan efektif tanpa ada konflik yang tidak perlu.
   - Tahap 5 - Adjourning dan Transforming.
Tahap dimana proyek berakhi,r dan kelompok membubarkan diri. Kelompok bisa saja kembali pada tahap mana pun, ketika mereka mengalami perubahan.

     C. Kekuatan Team Work

Teamwork atau kerja sama tim merupakan bentuk kerja kelompok ,yang bertujuan untuk mencapai target yang sudah disepakati sebelumnya. Harus disadari bahwa teamwork merupakan peleburan berbagai pribadi, yang menjadi satu pribadi untuk mencpai tujuan bersama.

Berikut poin-poin teamwork yang baik:
1). Teamwork adalah kerjasama dalam tim yang dibentuk dari beragam divisi dan kepentingan.
  
2). Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
  
3). Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang anda tidak bisa dan Anda mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
  
4). Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen harus  disingkirkan.
  
5). Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan individual.
  
6). Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
  
7). Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan menjadi  modal sukses bersama.
  
8). Jika setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan segera terealisasi.
  
9). Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan team.
  
10). Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan mempercepat proses pencapaian target.
  
11). Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung pada  pemboikotan kerjasama.
  
12). Dengan pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target  tidak perlu waktu yang lama.

13). Ingatlah selalu bahwa: ‘teamwork makes the dream work’.

      D. Implikasi Manajerial

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen.
Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu:
1. Implikasi prosedural.
2. implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan dan perumusan tindakan.


Kesimpulannya Kelompok atau team merupakan sekumpulan individu yang cukup kecil, dimana untuk berkomunikasi lebih mudah. Para anggota saling berhubungan satu sama lain, dengan beberapa tujuan yang sama dan memiliki semacam organisasi atau struktur diantara mereka.


Referensi:




MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI

Standard
 Teori Organisasi Umum 2 #

Pertemuan 1&2


MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN MAHASISWA DALAM KOMUNIKASI

      
A. Pengertian dan Arti Penting Komunikasi

Kata atau istilah komunikasi (communication), secara etimologis atau menurut asal katanya adalah dari bahasa latin communicatus, dan perkataan ini bersumber pada kata communis Dalam kata communis ini memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’ yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna. 

Jadi, Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak.

Komunikasi dalam suatu organisasi sangat penting supaya tidak terjadi kesalahan dalam penyampaian informasi antar anggota suatu organisasi agar tercapainya tujuan tertentu. Jika terjadi kesalah pahaman dalam penyampaian komunikasi dalam organisasi dapat menyebabkan masalah, contohnya:

1). Dalam Lingkup Perusahaan
 Seorang bawahan yang tidak dapat membuat tugas secara deadline dikarenakan adanya halangan namun bawahan merasa takut untuk menyampaikan alasan kepada atasannya, dari masalah ini dapat menimbulkan kesalapahaman seorang bawahan kepada atasannya karena kurang berkomunikasi.

2). Dalam Lingkup Sekolah
Terjadinya tawuran antar pelajar dikarenakan adanya saling menguasai suatu wilayah, tidak adanya komunikasi yang baik antar pelajar. Bila ada komunikasi yang baik pasti kejadian tauran pelajar bisa dihindarkan.

     B. Jenis dan Proses Komunikasi

Jenis Jenis Komunikasi:
    1. Komunikasi lisan
Komunikasi lisan dibedakan menjadi dua yaitu: 
a). Komunikasi lisan secara langsung 
Komunikasi lisan secara langsung adalah komunikasi yang dilakukan oleh dua orang atau lebih, yang saling bertatap muka secara langsung dan tidak ada jarak atau peralatan yang membatasi mereka. lisan ini terjadi pada saat dua orang atau lebih saling berbicara/ berdialog, pada saat wawancara, rapat, berpidato.

b). komunikasi lisan yang tidak langsung 
Komunikasi lisan yang tidak langsung adalah komunikasi yang dilakukan dengan perantara alat seperti telepon, handphone, VoIP, dan lain sebagainya karena adanya jarak dengan si pembicara dengan lawan bicara.

    2. Komunikasi tulisan
komunikasi tulisan adalah komunikasi yang di lakukan dengan perantaraan tulisan, tanpa adanya pembicaraan secara langsung dengan menggunakan bahasa yang singkat, jelas, dan dapat dimengerti oleh penerima. Komunikasi tulisan dapat berupa surat-menyurat, sms, surat elektronik, dan lain sebagainya.

Tahapan proses komunikasi adalah sebagai berikut:




       C. Komunikasi Efektif

Komunikasi efektif adalah adanya penerimaan pesan oleh komunikan, sesuai pesan yang dikirim oleh komunikator dan komunikan memberikan respon positif seperti yang diinginkan.
1. Aspek komunikasi effektif:
    a. Kejelasan.
    b. Ketepatan.
    c. Konteks.
    d. Alur.
    e. Budaya.

2. Ciri-ciri komunikasi efektif:
    a. Langsung.
    b. Asertif (tidak takut mengatakan apa yang diinginkan).
    c. Congenial (ramah dan bersahabat).
    d. Jelas, terbuka.
    e. Lisan, dua arah, responsive.

3. Lima Pondasi Membangun Komunikasi Efektif:
    a. Berusaha benar-benar mengerti orang lain.
    b. Memenuhi komitmen / janji.
    c. Menjelaskan harapan.
    d. Meminta maaf dengan tulus ketika membuat kesalahan.
    e. Memperlihatkan integritas pribadi.

4. Faktor penentu keberhasilan dalam komunikasi efektif
   a. Komunikator (pandai menggunakan bahasa, intonasi, simbol dan mimik yang menarik simpati dan empati dari komunikannya).
   b. Pesan (cara penyampaian, isi pesan sesuai dg kebutuhan dan diminati oleh komunikan).
   c. Media (sesuai dengan pesan yg ingin disampaikan).
   d. lingkungan (kondisi yang mendukung).

     D. Implikasi Manajerial

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia, kata Implikasi berarti akibat. Kata Implikasi sendiri dapat merujuk ke beberapa aspek yaitu salah satunya yang dibahas saat ini adalah manajerial atau manajemen.

Dalam manajemen terdapat 2 implikasi yaitu:
1. Implikasi prosedural. 
2. implikasi kebijakan meliputi sifat substantif, perkiraan ke depan cara analisis, pilihan representasi, perencanaan kerja dan formulasi kebijakan dan perumusan tindakan.



Referensi :

Tuesday, January 7, 2014

Saturday, November 23, 2013

Wednesday, November 20, 2013

Sunday, November 17, 2013

PAHLAWAN JURU PENILIK JALAN KERETA API

Standard
     Ada satu pekerjaan yang mempunyai tanggung jawab besar tetapi pekerjaan yang satu ini dianggap kebanyakan orang tidak ada apa-apanya bahkan bukan menjadi suatu tujuan berkarir.
Menurut beberapa sumber yang saya dapat , juru penilik jalan kereta api ini bertugas melakukan pengecekan rel kereta api

Saturday, November 16, 2013

Friday, October 11, 2013

MACAM-MACAM ORGANISASI DARI SEGI TUJUAN

Standard




TEORI ORGANISASI UMUM 1      

      Perkembangan ekonomi telah mendorong terbentuknya organisasi dalam berbagai bentuk. Dari segi unit usaha maupun dari segi tujuan yang ada disekeliling kita, dapat diamati bahwa masing-masing unit usaha mempunyai karakteristik yang berbeda-beda baik dari segi skala usaha untuk mencapai tujuan masing-masing organisasi, kepemilikan, permodalan, pembagian laba sampai tanggung jawab. Terdapat macam-macam organisasi menurut tujuannya.

      A.  MACAM-MACAM ORGANISASI

      1.  ORGANISASI NIAGA

      Organisasi Niaga adalah suatu organisasi yang sifatnya untuk mencapai suatu keuntungan. Organisasi ini sering kita temui dalam kehidupan yang berbasis globalisasi saat ini, dengan faktor ekonomi yang semakin berkembang menjadikan Organisasi Niaga semakin pesat pula. Adapun macam-macam Organisasi Niaga antara lain:


      A.  PERSEROAN TERBATAS (PT)
      Perseroan terbatas merupakan jenis perusahaan di mana modalnya terbagi atas saham-saham. badan usaha perseorangan yang kepemilikan dan pengelolaannya ditangani oleh satu orang. Jenis badan usaha ini memiliki karakteristik seperti modal yang kecil, jumlah tenaga kerja yang sedikit, terbatas keanekaragaman produk dan jasa yang dihasilkan, dan penggunaan teknologi yang masih sederhana. Umumnya badan usaha ini merupakan sektor usaha mandiri yang mempekerjakan sedikit tenaga kerja dari lingkungan yang terdekat.

Perseroan Terbatas terbagi menjadi 3 bagian yaitu:
    1.  PT Terbuka 
menjual saham kepada masyarakat umum melalu pasar modal (go public) dan setiap orang berhak membeli saham perusahaan tersebut.
    2.  PT Tertutup 
modalnya berasal dari kalangan tertentu saja, misal dari kalangan kerabat atau keluarga dan tidak dijual ke umum.
    3.  PT Kosong 
perseroan terbatas yang tidak memiliki kegiatan apa-apa tetapi telah memiliki izin usaha dan izin lainnya.

Contoh dari perusahaan Perseroan Terbatas (PT)
    1. PT Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN)
    2.  PT Penanaman Modal Asing (PMA)
    3.  PT Persero
    4.  Perusahaan Jawatan (Perjan)
    5. Perusahaan Umum (Perum)
    6.  PT. Astra Otoparts, PT. Djarum Super, PT. Sido Muncul.


      B.  PERSEKUTUAN KOMANDITER (CV) 
      Persekutuan Komanditer atau biasa disebut CV (Commanditaire Vennootscap)adalah suatu persekutuan yang didirikan oleh seorang atau beberapa orang yang mempercayakan uang atau barang kepada seorang atau beberapa orang yang menjalankan perusahaan dan bertindak sebagai pemimpin.

Bentuk CV dibagi menjadi 3 yaitu:
    1.  CV Murni 
hanya terdapat satu sekutu komplementer, yang lain merupakan sekutu komanditer.
    2.  CV Campuran 
terbentuk dari suatu firma yang membutuhkan tambahan modal. Dimana sekutu firma tersebut menjadi sekutu komplementer sedangkan sekutu lain menjadi sekutu komanditer.
    3.  CV Bersaham 
CV yang mengeluarkan saham yang tidak dapat diperjualbelikan. Sekutu komplementer maupun komanditer mengambil satu saham atau lebih. 

Contoh usaha dibidang Persekutuan Komanditer (CV)
    1.  Percetakan
    2. Biro jasa
    3. Perdagangan
    4.  Katering


      C.  JOINT VENTURA
      Joint Ventura atau Perusahaan Patungan adalah sebuah kesatuan yang dibentuk antara 2 pihak atau lebih untuk menjalankan kegiatan ekonomi bersama. Perusahaan ini umumnya untuk suatu proyek khusus saja dan bisa berupa badan hukum, kemitraan atau struktur resmi lainnya bergantung pada jumlah pertimbangan seperti pertanggungjawaban pajak dan kerugian.

Contoh usaha Joint Ventura:
    -  AutoAlliance International (joint venture antara Ford dengan Mazda)


      D.  FIRMA (FA)
      Firma dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan nama bersama untuk menjalankan satu bisnis. Pembentukan firma mengakibatkan tanggung jawab masing-masing anggota firma tidak terbatas.

Firma mempunyai ketentuan yaitu: 
    •  Setiap anggota berhak menjadi pemimpin.
    •  Seorang anggota tidak boleh memasukkan orang lain untuk menjadi anggota tanpa persetujuaan dari anggota lain.
    •  Keanggotaan tidak dapat dipindah tangankan kepada orang lain selama anggota tersebut masih hidup.
    •  Apabila kekayaan perusahaan tidak cukup untuk menutup kewajiban usaha, maka kekayaan pribadi anggota menjadi jaminan.


Kelebihan Organisasi Niaga Firma: 
    1.  Terdapat pembagian kerja Diantara para anggota sehingga kemampuan manajemennya lebih baik.
    2.  Pendiriannya relatif lebih mudah karena tanpa akte pendirian.
    3.  Kebutuhan modal dapat tercukupi karena menghimpun dana dari beberapa orang. Ada kemudahan memperoleh kredit karena mempunyai kemampuan finansial yang besar.

Kekurangan Organisasi Niaga Firma: 
    1.  Kerugian yang disebabkan seorang anggota harus ditanggung bersama oleh anggota lain.
    2.  Kelangsungan perusahaan tidak menentu. Jika salah seorang anggota membatalkan perjanjian, maka Firma menjadi bubar.

Contoh dibidang Firma:
    -  Firma (Fa), biasanya advokat (pengacara, penasihat hukum, konsultan hukum), konsultan bisnis, dan akuntan publik.


      E.  KOPERASI
      Koperasi adalah suatu jenis badan usaha yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum yang melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berasaskan kekeluargaan. Tujuan koperasi adalah mensejahterakan anggotanya (menurut UUD 1945 pasal 33 ayat 1).

Jenis-jenis koperasi antara lain: 
    1.  Koperasi simpan pinjam, yaitu koperasi yang bergerak di bidang simpanan dan pinjaman.
    2.  Koperasi konsumen, yaitu koperasi yang beranggotakan para konsumen dengan menjalankan kegiatan jual beli barang konsumen.
    3.  Koperasi produsen, yaitu koperasi yang beranggotakan para pengusaha UKM dengan menjalankan kegiatan pengadaan bahan baku dan penolong untuk anggotanya.
    4.  Koperasi pemasaran, yaitu koperasi yang menjalankan kegiatan penjualan produk atau jasa koperasi anggotanya.
    5.  Koperasi jasa, yaitu koperasi yang bergerak di bidang usaha jasa lainnya.


      F.  TRUST

      Trust merupakan organisasi yang sengaja dibentuk untuk menghindari kerugian-kerugian dan meningkatkan keuntungan. Trust adalah penggabungan dua unit usaha menjadi satu dan masing-masing unit usaha kehilangan identitasnya. Beberapa perusahaan yang telah melebur akan melahirkan perusahaan baru yang lebih besar. Seluruh kekayaan perusahaan lama dipindahkan keperusahaan baru. Trust dapat mengeluarkan saham atau obligasi. Tanggung jawab pemilik saham hanya sebatas modal yang ditanamkan. Karena itu trust merupakan salah satu jenis perseroan.

Contoh usaha dibidang Trust
    1.  Bank Mandiri merupakan gabungan dari Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, 
    2.  Bank Pembangunan Indonesia


      G. KARTEL
      Kartel Adalah persekutuan perusahaan-perusahaan dibawah suatu perjanjian untuk mencapai tujuan tertentu. Dalam kartel identitas masing-masing perusahaan masih utuh dan tetap berdiri sendiri. 

Bentuk-bentuk kartel 
    1. Kartel daerah (pembagian daerah pemasaran) 
    2. kartel produksi (penentuan luas produksi) 
    3. kartel kondisi (pengaturan syarat-syarat penjualan, penyerahan barang, pemberian diskon, dan sebagainya)
    4. kartel pembagian laba (penentuan cara pembagian dan besarnya laba)
    5. kartel harga (penentuan harga minimal).

Contohnya:
    1.   Opec (oraganization Of Petroleum Exporting Country)     indonesia, venezuela, Qatar, Aljazair, Nigeria, irak, iran, Kuwait dll.
    2.  PT Semen Gresik
    3.  PT Holcim Indonesia


      H.  HOLDING COMPANY

      Holding Company terjadi bila ada suatu perusahaan dalam kondisi yang baik secara finansial kemudian membeli saham-saham dari perusahaan lain. Atau terjadi pengambilalihan kekuasaan dan kekayaan dari suatu perusahaan ke holding company. Holding Company sendiri adalah perusahaan induk yang memiliki saham pada beberapa anak perusahaan. Umumnya menyerahkan pengelolaan bisnis yang dimilikinya pada manajemen yang terpisah.

Contohnya:
    1.  Bakerie & Brothers.
    2.  Bank SBU (Sejahtera Umum Bank)


      2. ORGANISASI SOSIAL

      Organisasi sosial adalah perkumpulan sosial yang dibentuk oleh masyarakat, baik yang berbadan hukum maupun yang tidak berbadan hukum, yang berfungsi sebagai sarana partisipasi masyarakat dalam pembangunan bangsa dan negara. Sebagai makhluk yang selalu hidup bersama-sama, manusia membentuk organisasi sosial untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu yang tidak dapat mereka capai sendiri.

Contoh organisasi sosial:
    A.  Organisasi berorientasi pada pelayanan (service organizations) 
Contohnya LSM (Lembaga Sosial Masyarakat), Lembaga Pelayanan Masyarakat Dompet Dhuafa, Lembaga Pelayanan Penempatan Kerja.

    B.  Organisasi yang berorientasi pada aspek ekonomi (economic organizations)
Contohnya LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial), YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia).

    C. Organisasi yang berorientasi pada aspek religius (religious organizations) 
Contohnya Majelis Ta’lim Masjid, Separoki, Pemudha TRidarma Indonesia.

    D.  Organisasi-organisasi perlindungan (protective organizations) 
Contohnya KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia), LPSK (Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban).

    E. Organisasi-organisasi pemerintah (government organizations) 
Contohnya RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah), Lembaga Bantuan Bencana Alam, Partai Politik, ICW (Indonesian Corruption Watch).


      3.  ORGANISASI REGIONAL DAN INTERNASIONAL

      A.  ORGANISASI REGIONAL
      Organisasi regional mempunyai wilayah kegiatannya bersifat regional, dan keanggotaan hanya diberikan bagi negara-negara pada kawasan tertentu saja.

Ruang Lingkup Organisasi Regional
Peran yang dimainkan oleh organisasi-organisasi regional sangat berbeda bergantung pada karakteristik organisasi tersebut. Karakteristik ini dipengaruhi oleh faktor geografis, ketersediaan sumber-sumber dan struktur organisasi. Perbedaan faktor-faktor ini akan mempengaruhi bentuk Organisasi Regional dan organ-organ yang menopangnya.

Contoh Organisasi Regional:
    1.  Organisasi Regional Amerika (OAS)
Organisasi Negara Amerika (OAS, atau, seperti yang dikenal dalam tiga bahasa resmi lainnya, OEA) adalah sebuah organisasi internasional regional, berkantor pusat di Washington, DC, Amerika Serikat. Anggota-anggotanya adalah tiga puluh lima negara merdeka dari Benua Amerika.
    2.  The South Asian Association for Regional Cooperation (SAARC)
SAARC adalah sebuah organisasi ekonomi dan politik yang terdiri dari 8 negara di kawasan Asia Selatan. Mengenai hal kependudukan, organisasi ini meruapakan organisasi regional yang terbesar, dengan jumlah pendudukan hampir mencapai 1,5 miliar orang.


      B. ORGANISASI INTERNASIONAL
      Organisasi internasional adalah suatu bentuk organisasi dari gabungan beberapa negara atau bentuk unit fungsi yang memiliki tujuan bersama mencapai persetujuan yg juga merupakan isi dari perjanjian atau charter.

Contoh Organisasi Internasional:
    1.  Universal Postal Union (UPU)
UPU merupakan organisasi yang secara khusus mengawasi serta mengatur aktivitas pengiriman barang dalam skala internasional. UPU sendiri telah berdiri sejak 1847. Namun sebagai organisasi internasional, UPU ini  juga termasuk di dalam agensi naungan PBB sejak 1948.
    2.  World Trade OrganiZation (WTO)
WTO adlah organisasi perdagangan dunia yang berfungsi untuk mengatur dan memfasilitasi perdagangan internasional.



Daftar pustaka:

- http://id.answers.yahoo.com/question/index?qid=20100323202127AA9CSNH
- http://aangfm.wordpress.com/2013/01/12/23/
- http://p4hrul.wordpress.com/2010/10/16/bentuk-bentuk-badan-usaha/

Thursday, October 10, 2013

PENGALAMAN SAYA DALAM MENGIKUTI ORGANISASI

Standard

TEORI ORGANISASI UMUM 1

      Nama saya anggy yanuar saya ingin menceritakan pengalaman saya dalam mengikuti organisasi. Menurut saya Berorganisasi itu pasti pernah dilakukan setiap orang yang sering berinteraksi. Pasti disetiap lingkungan, entah lingkungan rumah maupun disekolah pasti ada yang namanya organisasi.


      Kali ini saya ingin membagi pengalaman saya kepada pembaca. Pengalaman Organisasi yang pernah saya ikuti adalah sebagai anggota OSIS(Organisasi Siswa Intra Sekolah) dan Remaja Islam. memang tidak banyak yang saya ikuti tapi organisasi ini cukup menarik dan berguna bagi saya. karena dengan berorganisasi kita dapat mengenal orang banyak sekali diluar sana, dan punya banyak pengalaman yang seru dan menarik.


      Pengalaman saya berorganisasi pada saat saya SMA, saya pernah mengikuti Organisasi sebagai OSIS. Waktu itu saya menjabat sebagai anggota, pengalaman saya dalam mengikuti organisasi OSIS. Waktu penerimaan siswa baru, saya beserta teman-teman saya. Disibukan dengan kegiatan MOS (Masa Orientasi Siswa). Saya diminta membuat kegiatan-kegiatan untuk siswa baru di sekolah saya, disitulah manfaat berorganisasi terlihat. Kami beserta teman-teman melakukan diskusi, perencanaan, dengan teman-teman untuk membuat kegiatan semenarik mungkin dengan cara membawa makanan yang aneh-aneh, memakai perlengkapan yang lucu-lucu. setelah saya dan para angota yang lainnya sudah menyiapkan segalanya dengan baik, dimulailah acara MOS bagi siswa dan siswi baru disekolah saya. setelah beberapa kegiatan dilaksanakan, akhirnya kegiatan selesai dilaksanakan dengan lancar dan sesuai rencana.


      Nah, ini dia pengalaman yang menurut saya paling seru. Saya pernah mengikuti organisasi dalam acara remaja islam. Awal mulanya saya dan teman-teman mebuat perkumpulan remaja islam, nah kemudian kita berencana membuat acara yang islami selama bulan ramadhan kemarin. akhirnya diputuskan membuat acara buka bersama anak yatim. Setiap malam sehabis sholat magrib saya dan teman-teman berkumpul di depan masjid untuk membicarakan bagai mana acara ini bisa terlaksana sambil menunggu datangnya sholat tarawih. Kami susun struktur organisasinya dari mulai penanggung jawab acara, ketua, skertaris, bendahara, juga keamanan.


      Saya bertugas dalam penggalangan dana untuk buka bersama anak yatim, saya dan teman satu group. Membuat proposal untuk penggalangan dana ke warga dan pengguna jalan. Setelah proposal penggalangan dana selesai, Saya dan teman saya segera mengumpulkan dana ke warga dan pengguna jalan. sedangkan teman-teman yang lainnya, melaksanakan tugas yang sudah diberikan sebelumnya.

setelah dana terkumpul kami dan yang lainnya mempersiapkan dekorasi dan makanan untuk buka puasa anak yatim. Setelah acara buka bersama anak yatim selesai, kamipun merasa sangat senang dan lega karna acara dapat berjalan sesuai rencana.


      Itulah pengalaman saya, dalam mengikuti suatu organisasi, dilingkungan rumah saya dan sekolah saya. semoga cerita ini dapat menginpirasi kalian untuk saling berorganisasi. karna dengan berorganisasi kita dapat pengalaman dan juga banyak teman.


Friday, October 4, 2013

CIRI-CIRI, UNSUR DAN TEORI ORGANISASI

Standard

CIRI-CIRI, UNSUR DAN TEORI ORGANISASI

Teori Organisasi Umum 1

   Sebelum kita membahas tentang ciri-ciri, unsur dan teori organisasi. kita harus mengetahui pengertian dari teori organisasi itu sendiri.

   A. PENGERTIAN ORGANISASI
    Pengertian dari organisasi adalah sistem kerjasama antara dua orang atau lebih, atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian tujuan bersama.

Beberapa definisi tentang Organisasi:
1. Menurut ERNEST DALE:
Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan dalam suatu kerja kelompok.

2. Menurut CYRIL SOFFER:
Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil.

3. Menurut KAST & ROSENZWEIG:
Organisasi adalah sub system teknik, sub system structural, sub system pshikososial dan sub system manajerial dari lingkungan yang lebih luas dimana ada kumpulan orang-orang berorenteasi pada tujuan.


   B. CIRI-CIRI ORGANISASI 
- Adanya komponen (atasan dan bawahan)
- Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
- Adanya tujuan
- Adanya sasaran
- Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
- Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

   C. UNSUR-UNSUR ORGANISASI
1. Manusia(Man)
2. Kerjasama
3. Tujuan Bersama
4. Peralatan (Equipment)
5. Lingkungan
6. Kekayaan alam
7. Kerangka/Konstruksi Mental Organisasi

Secara garis besar organisasi mempunyai tiga unsur yaitu: 
1. Manusia.
2. Kerjasama.
3. Tujuan bersama-sama.
Dari ketiga unsur tersebut saling terkait dan mempunyai satu kesatuan.

   D. TEORI ORGANISASI

1. Teori Organisasi Klasik
    Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari tahun seribu delapan ratusan (abad 19) yang mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama.

Teori Klasik berkembang dalam 3 Aliran:
   a. Teori Birokrasi dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
   b. Teori Administrasi dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
   c. Manajemen Ilmiah dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.

2. Teori Organisasi Neoklasik (Teori Hubungan atau Manusiawi)
    Menekenakan pentingnya aspek psikologis & sosial karyawan, teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Teori ini menekankan aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya dengan tujuan yang sama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.

Dalam pembagian kerja Neoklasik memandang perlunya:
   a. Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
   b. Perluasan kerja (job enlargement)
   c. Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.

3. Teori Organisasi Modern
    Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan an saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

Ciri-ciri Organisasi Modern: 
   a. Organisasi bertambah besar
   b. Pengolahan data semakin cepat
   c. Penggunaan staf lebih intensif
   d. Kecendrungan spesialisasi
   e. Adanya prinsip-prinsip atau azas- azas organisasi
   f. Unsur-unsur organisasi lebih lengkap.

Perbedaan Teori Modern dan Teori klasik: 
   a. Teori Klasik memusatkan pandangan pada analisa dan deskripsi organisasi sedangkan Teori Modern menekankan pada perpaduan & perancangan sehingga terlihat lebih menyeluruh.
   b. Teori Klasik membicarakan konsep koordinasi, scalar, dan vertical sedangkan Teori Modern lebih dinamis, sangat komplek, multilevel, multidimensi dan banyak variable yang dipertimbangkan.

Daftar Pustaka: 

-s_tiwi.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/17350/MINGGU_3.doc

- http://ocw.gunadarma.ac.id/course/computer-science-and-information/information-system-s1-1/teori-organisasi-umum-2-1/ciri-unsur-organisasi

Thursday, September 26, 2013

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Standard
TEORI ORGANISASI UMUM 1



1.   PENGERTIAN ORGANISASI DAN METODE

      Sebelum menguraikan pengertian organisasi dan metode sacara lengkap, terlebih dahulu akan ditinjau secara sekilas arti dari kata organisasi dan metode
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai:
Wadah     : Sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses     : Pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien

      Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan prinsip, dan sebagai bahan perbandingan akan disampaikan beberapa pendapat sebagai berikut:
1.   Chester I. Barnard (1938) dalam bukunya “The Executive Function”: Organisasi adalah sistem kerjasama antara dua orang atau lebih.
2.   James D. Money: Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
3.   Dimock: Organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Dari beberapa pengertian organisasi diatas, dapat disimpulkan bahwa setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu:
1.   Orang-orang (sekumpulan orang)
2.   Kerjasama
3.   Tujuan yang ingin dicapai

      Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama dengan mendaya gunakan sumber daya yang dimiliki. Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.


Pengertian organisasi dan metode sacara lengkap adalah: Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses menajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu:
1.  Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat- tepatnya.
2.  Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen.
3.  Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
4.  Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.

Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.

2.   MANAJEMEN DAN ORGANISASI


      Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Kegiatan manajemen mencakup 4 hal antara lain:
1.     Planning (perencanaan)
a.   Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
b.   Merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik.
c.   Sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.

2.     Organizing (pengorganisasian)
a.   Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi-fungsi tersebut secara tepat.
b.   Dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat.
c.   Harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara objektif.

3.      Motivating (pendorongan)
a.  Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai.
b. Mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan, pemberian tunjangan, penyediaan fasilitas yang lengkap dan sebagainya.

4.      Controlling (pengendalian)
a. Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan.
b.   Sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan.
c. Dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.

Keempat kegiatan manajemen tersebut tidak dapat terlaksana tanpa adanya sumber-sumber ataupun sarana yang harus didaya gunakan secara tepat. Sumber-sumber yang dimaksud yaitu :

1.   Manusia atau tenaga kerja (manpower)
2.   Uang atau dana (money)
3.   Bahan-bahan atau material (materials)
4.   Mesin dan peralatan (machines and equipment)
5.   Tata kerja (methods)
6.   Pasar (market)

Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan.

3.    MANAJEMEN DAN TATA KERJA
 

      Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
      Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk: 

1.   Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
2.   Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
3.   Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti di bawah ini:

Manajemen   : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja    : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.


4.   MANAJEMEN, ORGANISASI DAN TATA KERJA
 

      Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut:
1.   Manajemen   : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
2.   Organisasi     : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan kerja sama.
3.   Tata Kerja     : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Kesimpulan yang dapat diambil:
      Dari materi diatas dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara manajemen, organisai dan metode (tata kerja). Manajemen, organisai dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.


Daftar pustaka:
•    http://fansbuku.blogspot.com/2012/02/pengantar-organisasi-dan-metode.html
•    Widyatmini, Seri Diktat Kuliah “Pengantar Organisasi dan Metode” GUNADARMA.

Thursday, June 20, 2013

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Standard

      
      Manusia adalah makhluk yang sempurna yang diciptakan Tuhan di Dunia ini. Mereka dibekali akal fikir dan perasaan serta budi pekerti. Cinta kasih termasuk didalam kategori perasaan yang saling membutuhkan dan mencurahkan perhatian kepada pasangan lawan jenis yang sering kita sebut sebagai kasih sayang. Setiap orang yang hidup didunia ini. pasti memiliki rasa cinta kasih yang menimbusa sayang.

       Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan kata lain cinta dan kasih memiliki hampir kesamaan arti tetapi kata kasih memperkuat arti dari cinta.

      Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan nafsu.

Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
  1. Cinta bersifat manusiawi.
  2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
  3. Cinta menunjukkan perilaku memberi.


      Cinta kasih adalah dimana seseorang mempunyai perasaan yang tulus tanpa ada pamrih apapun. Cinta dapat terjadi berkat anugrah tuhan yang maha esa dimana manusia mempunyai perasaan yang tidak bisa dibohongi.

      Cinta kasih dimana seseorang bersedia untuk menangis dan tertawa dengan orang yang dia cintainya. Cinta tidak dapat kita hindarkan tetapi cinta dapat kita pelajari dengan cara melihat pengalaman-pengalaman hidup yang kita hadapi. Banyak orang menghindari perasaan cinta padahal cinta adalah anugrah tuhan yang paling indah walaupun cinta terkadang menyakitkan. Sesungguhnya cinta adalah menanggung resiko apapun yang kita rasakan dan bersyukur atas pemberian dari tuhan sebab kita dapat tahu arti dari seluk beluk cinta kasih.

      Cinta kasih juga harus kita jalanin apa adanya dengan rasa tenang tanpa adanya rasa resah, ragu, dan juga takut sebab cinta adalah hakekat hati kita yang sangat mendalam hanya rasa syukurlah yang dapat merasakan ketenangan dari cinta kasih.

Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:

  a). Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
  b). Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
  c). Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
  d). Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

Menurt Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
  1. Perasaan
  2. Pengenalan
  3. Tanggung jawab
  4. Perhatian
  5. Saling menghormati

Ciri-ciri dari cinta:
  -   Cinta bersifat manusiawi
  -   Cinta bersifat rokhaniah
  -   Cinta menunjukkan perilaku memberi

Cinta bersumber dari banyak beberapa hal:
  1. Cinta keibuan: Dimana seorang ibu menyayangi anaknya dengan rasa ikhlas dan menyayanginya melebihi apapun.

  2. Cinta pertemanan: Dimana selalu ada setia kekawanan setiap saat dan suka duka selalu dijalani bersama

  3. Cinta persaudaraan: Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA tetapi saling melakukan perbuatan yang baik.

  4. Cinta diri sendiri: Dimana sesorang mencintai diri sendiri tanpa adanya rasa ego terhadap orang lain tetapi belajar untuk memahami mencintai sesorang dari diri sendiri terlebih dahulu

  5. Cinta terhada tuhan: Dimana setiap manusia menjalankan perintah-perintah tuhan tanpa adanya melanggar.

  6. Cinta erostis adalah kasih sayang yang bersumber dari cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya.

Ada tiga tingkat cinta:

  1. Cinta atas dasar harapan mendapat sesuatu: yaitu ketika seorang yang mencintai kekasihnya karena menginginkan sesuatu dari kekasihnya itu.

  2. Cinta atas dasar mengharap ridho kekasih: yaitu mencintai kekasih karena semata mengharap ridhonya. Orang yang memiliki cinta tingkat kedua ini akan melakukan apapun secara sukarela dengan tujuan agar kekasih mendapatkan kebahagiaan.

  3. Cinta atas dasar mengharap Ridho Allah sekaligus ridho kekasih: inilah cinta sejati, inilah cinta tertinggi. Pada cinta jenis kedua (mengharap ridho kekasih), adakalanya orang tersebut melakukan sesuatu dengan tulus namun apa yang dilakukannya itu tidak diridhoi oleh Allah, Sang Pencipta Cinta. Artinya apa yang dilakukannya itu menyimpang dari aturan-aturan agama

Berdasarkan arah pandanganya, cinta kasih manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

      Cinta kasih secara vertikal yaitu meliputi cinta kasih terhadap Tuhan sebagai sang pencipta, termasuk apapun yang berhubungan langsung dengan Tuhan itu sendiri. Seperti Cinta kasih terhadap Agama, Nabi, KitabSuci, Malaikat, dan lainnya.
      Cinta kasih secara horisontal yaitu meliputi cinta kasih terhadap lingkungannya. seperti Cinta kasih terhadap antar sesama Manusia, Alam, Hewan dan Tumbuhan.

      Dari pokok masalah inilah cinta kasih sangat diperlukan dalam kehidupan manusia, berbangsa dan bernegara. Banyak kejadian yang tidak menunjukkan rasa cinta kasih terhadap sesama, contohnya: penganiayaan, pelecehan, dan sebagainya. Semua itu adalah perwujudan sejak mulai kikisnya rasa cinta kasih didalam diri manusia sekarang ini. Jika rasa cinta kasih ini sudah luntur, maka akan luntur juga rasa kasih sayang dan kemesraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Daftar Pusaka:

- http://rizkywulancils.blogspot.com/2011/05/pengertian-kasih-sayang.html
- http://tifany-tifa.blogspot.com/2010/10/pengertian-belas-kasih.html