Thursday, September 26, 2013

ARTI PENTINGNYA ORGANISASI DAN METODE

Standard
TEORI ORGANISASI UMUM 1



1.   PENGERTIAN ORGANISASI DAN METODE

      Sebelum menguraikan pengertian organisasi dan metode sacara lengkap, terlebih dahulu akan ditinjau secara sekilas arti dari kata organisasi dan metode
Istilah organisasi dapat diartikan sebagai:
Wadah     : Sekelompok manusia untuk saling bekerja sama
Proses     : Pengelompokan manusia dalam suatu kerja sama yang efisien

      Organisasi berasal dari kata organon dalam bahasa Yunani yang berarti alat. Pengertian organisasi telah banyak disampaikan para ahli, tetapi pada dasarnya tidak ada perbedaan prinsip, dan sebagai bahan perbandingan akan disampaikan beberapa pendapat sebagai berikut:
1.   Chester I. Barnard (1938) dalam bukunya “The Executive Function”: Organisasi adalah sistem kerjasama antara dua orang atau lebih.
2.   James D. Money: Organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk mencapai tujuan bersama.
3.   Dimock: Organisasi adalah perpaduan secara sistematis daripada bagian-bagian yang saling ketergantungan/berkaitan untuk membentuk suatu kesatuan yang bulat melalui kewenangan, koordinasi dan pengawasan dalam usaha mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Dari beberapa pengertian organisasi diatas, dapat disimpulkan bahwa setiap organisasi harus memiliki tiga unsur dasar, yaitu:
1.   Orang-orang (sekumpulan orang)
2.   Kerjasama
3.   Tujuan yang ingin dicapai

      Dengan demikian organisasi merupakan sarana untuk melakukan kerjasama antara orang-orang dalam rangka mencapai tujuan bersama dengan mendaya gunakan sumber daya yang dimiliki. Sedangkan istilah metode tersebut berarti suatu tata kerja yang dapat mencapai tujuan secara efisien.


Pengertian organisasi dan metode sacara lengkap adalah: Rangkaian proses kegiatan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kegunaan segala sumber dan faktor yang menentukan bagi berhasilnya proses menajemen terutama dengan memperhatikan fungsi dan dinamika organisasi atau birokrasi dalam rangka mencapai tujuan yang sah ditetapkan.

Dari pengertian tersebut terkandung beberapa maksud yaitu:
1.  Organisasi dan metode merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat- tepatnya.
2.  Organisasi dan metode penting bagi kegiatan manajemen.
3.  Organisasi dan metode dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
4.  Organisasi dan metode berguna dalam meningkatkan efisiensi kerja untuk mencapai tujuan.

Dari uraian di atas terlihat jelas betapa eratnya hubungan antara manajemen, organisasi dan metode, bahkan sepertinya dapat dikatakan bahwa organisasi dan metode merupakan salah satu bidang pengkhususan dari manajemen.

2.   MANAJEMEN DAN ORGANISASI


      Manajemen pada hakekatnya merupakan proses kegiatan seorang pimpinan (manager) yang harus dilakukan dengan mempergunakan cara-cara pemikiran yang rasional maupun praktis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan melalui kerja sama dengan orang lain sebagai sumber tenaga kerja tanpa mengabaikan sumber-sumber yang lain dan waktu yang tersedia dengan cara yang setepat-tepatnya.

Kegiatan manajemen mencakup 4 hal antara lain:
1.     Planning (perencanaan)
a.   Merupakan proses kegiatan pemikiran, dugaan dan penentuan prioritas-prioritas yang harus dilakukan secara rasional sebelum melaksanakan tindakan yang sebenarnya.
b.   Merupakan kegiatan non fisik (kejiwaan) sebelum melaksanakan kegiatan fisik.
c.   Sangat diperlukan dalam rangka mengarahkan tujuan dan sasaran organisasi serta tujuan suatu program pembangunan.

2.     Organizing (pengorganisasian)
a.   Merupakan proses penyusunan pembagian kerja ke dalam unit-unit kerja dan fungsi-fungsinya serta penempatan mengenai orang yang menduduki fungsi-fungsi tersebut secara tepat.
b.   Dilakukan demi perencanaan, pelaksanaan dan pembagian kerja yang tepat.
c.   Harus diperhatikan dalam penempatan orang (staffing) dilakukan secara objektif.

3.      Motivating (pendorongan)
a.  Merupakan proses kegiatan yang harus dilakukan untuk membina dan mendorong semangat dan kerelaan kerja para pegawai.
b. Mencakup segi-segi perangsang baik yang bersifat rohaniah seperti kenaikan pangkat, pendidikan dan pengembangan karier, pemberian cuti dan sebagainya maupun yang bersifat jasmaniah seperti sistem upah yang menggairahkan, pemberian tunjangan, penyediaan fasilitas yang lengkap dan sebagainya.

4.      Controlling (pengendalian)
a. Merupakan rangkaian kegiatan yang harus dilakukan untuk mengadakan pengawasan, penyempurnaan dan penilaian sehingga dapat mencapai tujuan seperti yang direncanakan.
b.   Sangat penting untuk mengetahui sampai di mana pekerjaan sudah dilaksanakan.
c. Dapat dilakukan evaluasi, penentuan tindakan korektif ataupun tindak lanjut, sehingga pengembangan dapat ditingkatkan pelaksanaannya.

Keempat kegiatan manajemen tersebut tidak dapat terlaksana tanpa adanya sumber-sumber ataupun sarana yang harus didaya gunakan secara tepat. Sumber-sumber yang dimaksud yaitu :

1.   Manusia atau tenaga kerja (manpower)
2.   Uang atau dana (money)
3.   Bahan-bahan atau material (materials)
4.   Mesin dan peralatan (machines and equipment)
5.   Tata kerja (methods)
6.   Pasar (market)

Dari uraian di atas dapat dirumuskan bahwa manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama di satu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan.

3.    MANAJEMEN DAN TATA KERJA
 

      Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber-sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula.
      Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, di samping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk: 

1.   Menghindari terjadinya pemborosan di dalam pendayagunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
2.   Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
3.   Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti di bawah ini:

Manajemen   : Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber-sumber serta waktu sebagai faktor-faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja    : Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.


4.   MANAJEMEN, ORGANISASI DAN TATA KERJA
 

      Eratnya hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah sebagai berikut:
1.   Manajemen   : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
2.   Organisasi     : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokan kerja sama.
3.   Tata Kerja     : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerja sama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.

Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan.

Kesimpulan yang dapat diambil:
      Dari materi diatas dapat di simpulkan bahwa terdapat hubungan yang erat antara manajemen, organisai dan metode (tata kerja). Manajemen, organisai dan tata kerja ketiganya diarahkan kepada tercapainya tujuan secara efisien.


Daftar pustaka:
•    http://fansbuku.blogspot.com/2012/02/pengantar-organisasi-dan-metode.html
•    Widyatmini, Seri Diktat Kuliah “Pengantar Organisasi dan Metode” GUNADARMA.

Thursday, June 20, 2013

MANUSIA DAN CINTA KASIH

Standard

      
      Manusia adalah makhluk yang sempurna yang diciptakan Tuhan di Dunia ini. Mereka dibekali akal fikir dan perasaan serta budi pekerti. Cinta kasih termasuk didalam kategori perasaan yang saling membutuhkan dan mencurahkan perhatian kepada pasangan lawan jenis yang sering kita sebut sebagai kasih sayang. Setiap orang yang hidup didunia ini. pasti memiliki rasa cinta kasih yang menimbusa sayang.

       Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan kata lain cinta dan kasih memiliki hampir kesamaan arti tetapi kata kasih memperkuat arti dari cinta.

      Terdapat perbedaan antara cinta dan kasih, cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada yang dicintai. Cinta sama sekali bukan nafsu.

Perbedaan antara cinta dengan nafsu adalah sebagai berikut:
  1. Cinta bersifat manusiawi.
  2. Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu bersifat jasmaniah.
  3. Cinta menunjukkan perilaku memberi.


      Cinta kasih adalah dimana seseorang mempunyai perasaan yang tulus tanpa ada pamrih apapun. Cinta dapat terjadi berkat anugrah tuhan yang maha esa dimana manusia mempunyai perasaan yang tidak bisa dibohongi.

      Cinta kasih dimana seseorang bersedia untuk menangis dan tertawa dengan orang yang dia cintainya. Cinta tidak dapat kita hindarkan tetapi cinta dapat kita pelajari dengan cara melihat pengalaman-pengalaman hidup yang kita hadapi. Banyak orang menghindari perasaan cinta padahal cinta adalah anugrah tuhan yang paling indah walaupun cinta terkadang menyakitkan. Sesungguhnya cinta adalah menanggung resiko apapun yang kita rasakan dan bersyukur atas pemberian dari tuhan sebab kita dapat tahu arti dari seluk beluk cinta kasih.

      Cinta kasih juga harus kita jalanin apa adanya dengan rasa tenang tanpa adanya rasa resah, ragu, dan juga takut sebab cinta adalah hakekat hati kita yang sangat mendalam hanya rasa syukurlah yang dapat merasakan ketenangan dari cinta kasih.

Cinta juga selalu menyatakan unsur - unsur dasar tertentu yaitu:

  a). Pengasuhan, contohnya cinta seorang ibu kepada anaknya.
  b). Tanggung jawab, adalah tindakan yang benar – benar bedasarkan atas suka rela.
  c). Perhatian, merupakan suatu perbuatan yang bertujuan untuk mengembangkan pribadi orang lain, agar mau membuka dirinya.
  d). Pengenalan, merupakan keinginan untuk mengetahui rahasia manusia.

Menurt Erich Fromm, ada lima syarat untuk mewujudkan cinta kasih, yaitu:
  1. Perasaan
  2. Pengenalan
  3. Tanggung jawab
  4. Perhatian
  5. Saling menghormati

Ciri-ciri dari cinta:
  -   Cinta bersifat manusiawi
  -   Cinta bersifat rokhaniah
  -   Cinta menunjukkan perilaku memberi

Cinta bersumber dari banyak beberapa hal:
  1. Cinta keibuan: Dimana seorang ibu menyayangi anaknya dengan rasa ikhlas dan menyayanginya melebihi apapun.

  2. Cinta pertemanan: Dimana selalu ada setia kekawanan setiap saat dan suka duka selalu dijalani bersama

  3. Cinta persaudaraan: Cinta persaudraan tidak mengenal adanya batas – batas manusia berdasarkan SARA tetapi saling melakukan perbuatan yang baik.

  4. Cinta diri sendiri: Dimana sesorang mencintai diri sendiri tanpa adanya rasa ego terhadap orang lain tetapi belajar untuk memahami mencintai sesorang dari diri sendiri terlebih dahulu

  5. Cinta terhada tuhan: Dimana setiap manusia menjalankan perintah-perintah tuhan tanpa adanya melanggar.

  6. Cinta erostis adalah kasih sayang yang bersumber dari cinta erotis (birahi) merupakan sesuatu yang sifatnya khusus sehingga memperdayakan cinta yang sesunguhnya.

Ada tiga tingkat cinta:

  1. Cinta atas dasar harapan mendapat sesuatu: yaitu ketika seorang yang mencintai kekasihnya karena menginginkan sesuatu dari kekasihnya itu.

  2. Cinta atas dasar mengharap ridho kekasih: yaitu mencintai kekasih karena semata mengharap ridhonya. Orang yang memiliki cinta tingkat kedua ini akan melakukan apapun secara sukarela dengan tujuan agar kekasih mendapatkan kebahagiaan.

  3. Cinta atas dasar mengharap Ridho Allah sekaligus ridho kekasih: inilah cinta sejati, inilah cinta tertinggi. Pada cinta jenis kedua (mengharap ridho kekasih), adakalanya orang tersebut melakukan sesuatu dengan tulus namun apa yang dilakukannya itu tidak diridhoi oleh Allah, Sang Pencipta Cinta. Artinya apa yang dilakukannya itu menyimpang dari aturan-aturan agama

Berdasarkan arah pandanganya, cinta kasih manusia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:

      Cinta kasih secara vertikal yaitu meliputi cinta kasih terhadap Tuhan sebagai sang pencipta, termasuk apapun yang berhubungan langsung dengan Tuhan itu sendiri. Seperti Cinta kasih terhadap Agama, Nabi, KitabSuci, Malaikat, dan lainnya.
      Cinta kasih secara horisontal yaitu meliputi cinta kasih terhadap lingkungannya. seperti Cinta kasih terhadap antar sesama Manusia, Alam, Hewan dan Tumbuhan.

      Dari pokok masalah inilah cinta kasih sangat diperlukan dalam kehidupan manusia, berbangsa dan bernegara. Banyak kejadian yang tidak menunjukkan rasa cinta kasih terhadap sesama, contohnya: penganiayaan, pelecehan, dan sebagainya. Semua itu adalah perwujudan sejak mulai kikisnya rasa cinta kasih didalam diri manusia sekarang ini. Jika rasa cinta kasih ini sudah luntur, maka akan luntur juga rasa kasih sayang dan kemesraan dalam kehidupan bermasyarakat.

Daftar Pusaka:

- http://rizkywulancils.blogspot.com/2011/05/pengertian-kasih-sayang.html
- http://tifany-tifa.blogspot.com/2010/10/pengertian-belas-kasih.html

Wednesday, May 1, 2013

KONSEP ILMU BUDAYA DASAR DALAM KESUSTRAAN

Standard



      A.  Sastra

      Merupakan kata serapan dari bahasa Sansekerta śāstra, yang berarti “teks yang mengandung instruksi” atau “pedoman. Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusastraan” atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu.
      Sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep.

Pokok-pokok yang terkandung dari beberapa devinisi kebudayaan:

 1. Kebudayaan yang terdapat antara umat manusia sangat beragam
 2. Kebudayaan didapat dan diteruskan melalui pelajaran
 3. Kebudayaan terjabarkan dari komponen-komponen biologi, psikologi dan sosiologi


-  Ilmu Budaya Dasar Merupakan Pengetahuan Tentang Perilaku Dasar-Dasar Dari Manusia. Unsur-unsur kebudayaan:
 1. Sistem Religi/ Kepercayaan
 2. Sistem organisasi kemasyarakatan
 3. Ilmu Pengetahuan
 4. Bahasa dan kesenian
 5. Mata pencaharian hidup
 6. Peralatan dan teknologi

      Karya sastra adalah penjabaran abstraksi,namun filsafat yang menggunakan bahasa juga disebut abstrasi. Maka abstrak adalah cinta kasih, kebahagian, kebebasan dan lainnya yang digarap oleh filsafat. Sastra memiliki sense of love yang lebih representatif. Sebagai contoh, literatur ekonomi dapat saja mencatat angka-angka.

      B.   Pendekatan Kesustraan 


      Seni adalah sebuah karya atau sastra yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan manusia. Ini dikarenakan seni merupakan ekspresi manusia terhadap sesuatu.

      Ilmu budaya dasar dinamakan Basic Humanities, yang berasal dari bahasa inggris yaitu The Humanities, dan bahasa latin, Humanus yang berarti manusia, berbudaya, dan halus. Maka dari itu apabila kita mempelajari the humanities maka kita akan menjadi manusia yang berbudaya, dan halus. Sedangkan sastra berasal dari kata castra berarti tulisan. Dari makna asalnya dulu, sastra meliputi segala bentuk dan macam tulisan yang ditulis oleh manusia.

      C.   Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Prosa

      Prosa adalah suatu jenis tulisan yang dibedakan dengan puisi karena variasi ritme (rhythm) yang dimilikinya lebih besar, serta bahasanya yang lebih sesuai dengan arti leksikalnya. Kata prosa itu sendiri berasal dari bahasa Latin “prosa” yang artinya “terus terang”. Jenis tulisan prosa biasanya digunakan untuk mendeskripsikan suatu fakta atau ide. Karena itu, prosa dapat digunakan untuk surat kabar, majalah, novel, ensiklopedia, surat, serta berbagai jenis media lainnya. Prosa juga dibagi dalam dua bagian, yaitu prosa lama dan prosa baru, prosa lama adalah prosa bahasa indonesia yang belum terpengaruhi budaya barat, dan prosa baru ialah prosa yang dikarang bebas tanpa aturan apa pun. Prosa terbagi atas dua jenis, yaitu prosa lama dan prosa baru.

Lima Komponen Dalam Prosa Lama:
 1. Dongeng-dongeng
 2. Hikayat
 3. Sejarah
 4. Epos
 5. Cerita pelipur lara


Lima Komponen Dalam Prosa Baru:
 1. Cerita pendek
 2. Roman/ novel
 3. Biografi
 4. Kisah
 5. Otobiografi

      D.   Nilai-nilai Dalam Prosa Fiksi

      Sebagai seni yang bertulang punggung cerita, mau tidak mau lcarya sastra (prosa fiksi) langsung atau tidak langsung membawakan moral, pesan atau cerita. Dengan pezicataan lain prosa mempunyai nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra. Adapun nilai-nilai yang diperoleh pembaca lewat sastra antara lain:

1. Prosa fiksi memberikan kesenangan
Keistimewaan kesenangan yang diperoleh dan membaca fiksi adalah pembaca mendapatkan pengalaman sebagaimana mengalaminya sendiri peristiwa itu peristiwa atau kejadian yang dikisahkan.

2. Prosa fiksi memberikan infonnasi
Fiksi memberikan sejenis infonnasi yang tidak terdapat di dalam ensildopedi.

3. Prosa fiksi memberikan warisan kultural
Prosa fiksi dapat menstimuli imaginasi, dan merupakan sarana bagi pemindahan yang tak henti-hentinya dari warisan budaya bangsa.

4. Prosa memberikan keseimbangan wawasan
Lewat prosa fiksi seseorang dapat menilai kehidupan berdasarkan pengalaman¬pengalaman dengan banyak individu.

      E.   Ilmu Budaya Dasar yang Dihubungkan Dengan Puisi


 Puisi adalah bentuk karangan yang tidak terikat oleh rima, ritme ataupun jumlah baris serta ditandai oleh bahasa yang padat.

Kreativitas Penyair Dalam Membangun Puisinya yaitu:
 • Figura bahasa
 • Kata-kata yang ambiquitas
 • Kata-kata berjiwa
 • Kata-kata yang konotatif
 • Pengulangan

      Adapun alasan-alasan yang Mendasari Penyajian Puisi Dalam IBD, yaitu salah satunya adalah hubungan puisi dengan pengalaman hidup manusia. Perekaman dan penyampaian pengalaman dalam sastra puisi disebut “pengalaman perwakilan”. Ini berarti bahwa manusia senantiasa ingin memiliki salah satu kebutuhan dasamya untuk lebih menghidupkan kembali pengalaman hidupnya dari sekedar kumpulan pengalaman langsung yang tethatas.Dengan pengalaman perwakilan itulah sastra/puisi dapat memberikan kepada para mahasiswa untuk memiliki kesadaran (insight-wawasan) yang penting untuk dapat melihat dan mengerti banyak tentang dirinya sendiri serta tentang masyarakat.

Sumber:
-  http://deathneverlost.wordpress.com/2011/11/13/konsep-ilmu-budaya dasar-dalam-kesusastraan/
-  http://id.wikipedia.org/wiki/Sastra

Sunday, April 21, 2013

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Standard
A.    Pengertian

      Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari hari dan juga dari kejadian – kejadian yang sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. Budaya tercipta atau terwujud merupakan hasil dari interaksi antara manusia dengan segala isi yang ada di alam raya ini.


 B.    Perbedaan bermacam Budaya

      Berbagai sepak terjang manusia yang beraneka ragam merupakan buah bukti atas kolaborasi kebutuhan yang dimiliki manusia itu sendiri sehingga memotivasi untuk memenuhi segala kebutuhan mereka tersebut. Dalam hal ini, menurut Ashley Montagu, kebudayaan mencerminkan tanggapan manusia terhadap kebutuhan dasar hidupnya. Berbagai kebutuhan dasar yang meliputi kebutuhan fisiologi, rasa aman, afiliasi, harga diri dan pengembangan potensi inilah yang menjadikan suatu ciri khas tersendiri bagi manusia, jika dibandingkan dengan binatang yang tidak memiliki kebutuhan sedetail itu.

      Kelemahan manusia dengan ketidakmampuan untuk bertindak instinktif ini telah diimbangi dengan suatu kemampuan lain berupa kemampuan untuk belajar, berkomunikasi dan menguasai objek-objek yang bersifat fisik, hal ini tentunya tidak dimiliki oleh binatang apapun. Selain itu, kemampuan lain yang berbentuk budi juga memberikan corak berbeda pada manusia yang mana didalamnya terkandung berbagai hal mengenai dorongan-dorongan hidup yang dasar, insting, perasaan, berfikir, kemauan dan fantasi. Budi inilah yang menyebabkan manusia mengembangkan suatu hubungan yang bermakna dengan alam sekitar melalui pemberian penilaian terhadap objek dan kejadian, dan penilaian inilah yang menjadi tujuan dan isi serta inti dari kebudayaan tersebut.

      Kebudayaan dalam hal ini diwujudkan dalam berbagai bentuk diantaranya dalam bentuk penilaian kebudayaan dan tata hidup yang mencerminkan nilai kebudayaan yang dikandungnya serta dapat berbentuk sarana kebudayaan yang merupakan perwujudan bersifat fisik sebagai produk dari kebudayaan atau alat yang memudahkan kehidupan manusia.
 

       Keseluruhan fase kebudayaan diatas sangatlah erat hubungannya dengan pendidikan sebab secara tidak langsung proses kebudayaan ini didapat oleh manusia melalui pintu gerbang pendidikan. Adat kebudayaan diwariskan pada generasi selanjutnya pasti melewati proses belajar, dengan demikian kebudayaan selalu diteruskan dari waktu ke waktu. Maka pada sub bab selanjutnya akan kita kupas mengenai hubungan antara kebudayaan dan pendidikan secara lebih terperinci, sekaligus akan dikaji beberapa masalah pokok yang perlu diperhatikan terkait kemajuan proses pendidikan yang dikaitkan dengan kebudayaan.
 

C.    Kebudayaan dan pendidikan

      Sebelum kita menyelami lebih dalam mengenai kebudayaan, kaitannya degan pendidikan. Maka tidak ada salahnya jika terlebih dahulu kita mengenal beberapa nilai dasar dalam kebudayaan, diantaranya:

    1. Nilai teori; hakikat penemuan kebenaran melalui berbagai metode seperti nasionalisme, empirisme dan metode ilmiah,

    2. Nilai ekonomi; mencakup dengan kegunaan berbagai benda dalam memenuhi kebutuhan manusia,

    3. Nilai estetika; nilai yang berhubungan dengan keindahan dan segi-segi artistic yang menyangkut bentuk, harmoni dan wujud kesenian lainnya yang memberikan kenikmatan pada manusia,

    4. Nilai social; nilai yang berorientasi pada hubungan antat manusia dan penekanan segi-segi kemanusiaan yang luhur,

    5. Nilai politik; nilai yang berpusat pada kekuasaan dan pengaruh baik dalam kehidupan masyarakat maupun di dunia politik, dan

    6. Nilai agama; nilai yang beorientasi pada penghayatan yang bersifat mistik dan transedental dalam usaha manusia untuk mengerti dan memberi arti bagi kehadirannya di muka bumi.
 

D.    Antara Manusia dan Kebudayaan

      Antara manusia dan kebudayaan terjalin hubungan yang sangat erat, sebagaimana yang diungkapkan oleh Dick Hartoko bahwa manusia menjadi manusia merupakan kebudayaan.
Hampir semua tindakan manusia itu merupakan kebudayaan. Hanya tindakan yang sifatnya naluriah saja yang bukan merupakan kebudayaan, tetapi tindakan demikian prosentasenya sangat kecil.
 

E.     Hubungan Manusia dengan Kebudayaan

       Selanjutnya hubungan antara manusia dengan kebudayaan juga dapat dilihat dari kedudukan manusia tersebut terhadap kebudayaan. Manusia mempunyai empat kedudukan terhadap kebudayaan yaitu

1) penganut kebudayaan
2) pembawa kebudayaan
3) manipulator kebudayaan 
4) pencipta kebudayaan


Pembentukan kebudayaan dikarenakan manusia dihadapkan pada persoalan yang meminta pemecahan dan penyelesaian. Dalam rangka survive maka manusia harus mampu memenuhi apa yang menjadi kebutuhannya sehingga manusia melakukan berbagai cara. Kebudayaan yang digunakan manusia dalam menyelesaikan masalah-masalahnya bisa kita sebut sebagai way of life, yang digunakan individu sebagai pedoman dalam bertingkah laku.


F.    Manusia Indonesia dan Kebudayaa
 

      Manusia Indonesia dalam hal kebudayaan saat ini mengalami berbagai rintangan dan halangan untuk menerima serbuan kebudayaan asing yang masuk lewat Globalisasi (perluasan cara-cara sosial melalui antar benua). Dalam hal ini teknlogi informasi dan komunikasi yang masuk ke Indonedia turut merubah cara kebudayaan Indonesia tersebut baik itu kebudayaan nasional maupun kebudayaan murni yang ada di setiap daerah di Indonesia.
      Dalam hal ini sering terlihat ketidakmampuan manusia di Indonesia untuk beradaptasi dengan baik terhadap kebudayaan asing sehingga melahirkan perilaku yang cenderung ke Barat-baratan (westernisasi). Hal tersebut terlihat dengan seringnya remaja/ Indonesia keluar-masuk diskotik dan tempat hiburan malam lainnya berikut dengan berbagai perilaku menyimpang yang menyertainya dan sering melahirkan komunitas tersendiri terutama di kota-kota besar dan metropolitan.

Sumber :

faqihudin111293.blogspot.com

CARA MEMBUAT BLOG MENJADI KEREN DENGAN EFEK

Standard



Agan-agan sekalian, ini dia postingan yang bermanfaat buat anda. mau coba memperindah blog anda??
Inilah cara-cara yang bisa anda coba, dijamin blog anda jadi keren dan ada efeknya.

1. step pertama, ya jelas, kaya biasa, masuk ke dashboar blog kalian dulu, trus kalo udah klik yang layout
2. kaya biasa juga, klik yang add a gadjet, ntar nongol jendela pop-up trus pilih yang HTML/Java script
3. oke bingung kan mau ngisi apa didialog boxnya? iya lah, kan belom gw kasih tau apaan yang harus dicopy hehe, ini nih yang harus dicopy

Efek Banjir
kalo kalian mau ngasih efek banjir, tinggal copy aja kode berikut ini, kalo udah tinggal save ya gan:
<script language="javascript">

nd_mode="flood";
nd_vAlign="bottom";
nd_hAlign="right";
nd_vMargin="10";
nd_hMargin="10";
nd_target="_blank";
</script>
<script language="javascript" src="https://blogtrikdantips-blogspot.googlecode.com/files/efek_banjir.js"></script>

 ini penampakan nya:



(klik untuk memperkecil, eehh, memperbesar maksudnya)


Efek Kembang api
 <div style="position: fixed; bottom: 0px; right: 2px;"><br /><embed pluginspage="http://www.macromedia.com/go/getflashplayer" width="160" height="600" title="grab this widget @ widgetindex.blogspot" src="http://5433001315082274311-a-1802744773732722657-s-sites.googlegroups.com/site/widgetindex/fireworks.swf" wmode="transparent" type="application/x-shockwave-flash" quality="high"></embed></div>




ntu penampakanya bisa diliat dibagian kiri gan


Efek Telor Ceplok (iya bener, "telor ceplok", knapa? laper?)



<script language="javascript"> nd_mode="eggs"; nd_vAlign="bottom"; nd_hAlign="right"; nd_vMargin="10"; nd_hMargin="10"; nd_target="_blank"; </script> <script language="javascript" src="http://blogtrikdantips-blogspot.googlecode.com/files/efektelur.js"></script>




jangan lupa kalo udah tinggal disave, trus bisa di liat deh blog nya, cie cie ada telor nya hehe, kalo mau efeknya ilang, tinggal klik yang pojok kanan bawah yang kotak kecil imut warna merah.



Saturday, January 19, 2013

PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

Standard

A. Pengertian.

      Pelapisan sosial merupakan pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis).

B. Pelapisan sosial                                                                        

1. Terjadi dengan sendirinya
Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri.

2. Terjadi dengan disengaja
Sistem pelapisan yang dibentuk dengan sengaja ini dapat kita lihat misalnya di dalam organisasi yang disusun dengan cara ini mengandung dua sistem, ialah :

1. sistem fungsional, merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja dalam kedudukan yang sederajat.
2. sistem skalar, merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga atau jenjang dari bawah ke atas (vertikal)

C. Pelapisan masyarakat dibagi menjadi beberapa kelas :
    Kelas atas (upper class)
    Kelas bawah (lower class)
    Kelas menengah (middle class)
    Kelas menengah ke bawah (lower middle class)

D. Dasar-dasar pembentukan pelapisan social

1. Ukuran kekayaan
      Kekayaan (materi atau kebendaan) dapat dijadikan ukuran penempatan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial yang ada, barang siapa memiliki kekayaan paling banyak mana ia akan termasuk lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial, demikian pula sebaliknya, yang tidak mempunyai kekayaan akan digolongkan ke dalam lapisan yang rendah.

2. Ukuran ilmu pengetahuan
      Seseorang yang paling menguasai ilmu pengetahuan akan menempati lapisan tinggi dalam sistem pelapisan sosial masyarakat yang bersangkuta.

E. Perbedaan Sistem Pelapisan Dalam Masyarakat.

1. Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup
      Di dalam system ini pemindahan anggota masyarakat ke lapisan yang lain baik ke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa. Di dalam system yang demikian itu salah-satu jalan untuk dapat menjadi anggota lapisan dari suatu masyarakat adalah kelahiran.

2. Sistem pelapisan masyarakat yang terbuka.
      Di dalam system yang demikian ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh kelapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang ada di atasnya. Sistem yang demikian ini dapat kita temukan misalnya di dalam masyarakat Indonesia sekarang ini.

    KESAMAAN DERAJAT

      Kesamaan derajat ini terwujud dalam jaminan hak yang dinerikan dalam berbagai sektor kehidupan. Hak inilah yang banyak dikenal dengan Hak Asasi Manusia.

A. Pasal UUD’45 Tentang Persamaan Hak:
Pasal 1 : "Sekalian orang dilahirkan merdeka dan mempunyai
martabat dan hak yang sama.
Mereka dikarunia akal dan budi dan hendaknya bergaul satu
sama lain dalam persaudaraan".
Pasal 2 ayat 1 : "Setiap orang berhak atas semua hak-hak dan kebebasan- kebebasan yang tercantum dalam pernyataan ini dengan tak ada kecuali apa pun, seperti misalnya bangsa, warna, jenis
kelamin, bahasa, agama, poliotik atau pendapat lain, asal
mula kebangsaan atau kemasyarakatan, milik, kelahiran
ataupun kedudukan".

B. Elite Dan Massa

1.ELITE
Dalam pengertian, elite itu menunjuk sekelompok orang yang dalam masyarakat menempati kedudukan tertinggi. Funngsi dalam pengambilan kebijakan untuk memimpin masyarakatnya agar terjadi kerjasama yang baik dalam mencapai tujuan. Dalam hal ini kita dapat membedakan elite pemegang strategi secara garis besar sebagai berikutnya :

a) Elite politik (elite yang berkuasa dalam mencapai tujuan yang paling berkuasa)

b) Elite ekonomi, militer, diplomatik dan cendikiawan, (mereka yang bekuasa atau mempunyai pengaruh dalam bidang itu).

c) Elite agama, filsuf, pendidik dan pemuka masyarakat.

d) Elite yang dapat memberikan kebutuhan psikologis, seperti : artis, penulis, tokoh film, olahragawan dan tokoh hiburan dan sebagainya.

2.MASSA

Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd.
a) hal- hal yang penting dalam massa
- Keanggotaannya berasal dari semua lapisan masyarakat atau strata sosial
- Massa merupakan kelompk yang anonim
- sedikit sekali interaksi atau bertukar pengalaman antara anggota-anggotanya

 

DAFTAR PUSTAKA :

http://id.wikipedia.org/wiki/Stratifikasi_sosial
http://en.wikipedia.org/wiki/Equality

Sunday, November 25, 2012

PENGARUH PENDUDUK DAN KEBUDAYAAN TERHADAP ILMU SOSIAL

Standard

1. Pengaruh Penduduk Terhadap Ilmu Sosial
      Pertumbuhan penduduk yang signifikan akan berdampak pada perubahan sosial kehidupan masyarakat Indonesia. Perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi system sosialnya. Pengaruh pertumbuhan penduduk terhadap perkembangan sosial di masyarakat.

A. Meningkatnya kebutuhan sandang, pangan,dan papan

      Setiap individu dari manusia pasti membutuhkan sandang atau pakaian untuk menutup tubuh serta mempercantik diri, pangan hal pokok yang juga merupakan kebutuhan kita sehari hari serta papan dimana tempat kita untuk bernaung , tiga unsur utama inilah yang saling berhubungan yang tidak dapat kita pungkiri keberadaanya sangat kita butuhkan meningkatnya kebutuhan ini seiring pertumbuhan penduduk

 B. Berkurangnya lahan tempat tinggal

      Untuk memenuhi kebutuhan papan yakni rumah tentu kita memerlukan lahan untuk membangun. Semakin bertambah banyak penduduk, tentu kebutuhan akan rumah semakin banyak dan otomatis lahan yang dibutuhkan semakin banyak. Sementara lahan yang tersedia luasnya tetap. Yang akan terjadi adalah padatnya pemukiman dan sedikit sekali lahan-lahan kosong yang tersisa karena semakin sedikitnya lahan yang kosong, akan membuat harga tanah semakin melonjak, dan tentu saja masyarakat ekonomi menengah ke bawah tidak mampu membeli tanah untuk membangun rumah.

C. Meningkatnya investor yang datang

      Dengan banyaknya jumlah penduduk akan berakibat menjamurnya pusat perbelanjaan. Seorang pengusaha tentu akan membangun usahanya ditempat yang strategis, tempat yang ramai, dan tempat yang menurutnya banyak terdapat konsumen. Kawasan padat penduduklah yang akan menjadi incaran para investor atau pengusaha.

D. Meningkatnya angka pengangguran

      Semakin bertambahnya jumlah penduduk tentu akan meningkatkan jumlah tenaga kerja yang tersedia. Namun bagaimana jika lapangan pekerjaan yang tersedia tidak cukup menampung jumlah tenaga kerja yang ada? Tentu hal ini akan berdampak pada meningkatnya angka pengangguran.

Ledakan penduduk adalah masalah yang harus segera ditangani dengan serius oleh pihak-pihak yang terkait karena apabila permasalahan ini terus berlanjut akan mengakibatkan dampak-dampak yang telah dijelaskan. Adapun solusi yang dapat menyelesaikan permasalahan ledakan penduduk yaitu:

a. Melakukan program transmigrasi
b. Menggalakkan program keluarga berencana
c. Mengoptimalkan lahan dengan menggunakan teknologi.
d. Pemerataan pembangunan

2. Pengaruh Kebudayaan Terhadap Ilmu Sosial
      Kebudayaan adalah sesuatu yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak.

      Semenjak masuknya budaya barat ke Indonesia, kebudayaan Barat sudah mulai mendominanisasi segala aspek. Segala hal selalu mengacu kepada Barat. Banyak perubahan-perubahan peradaban yang terjadi. Kebudayan Barat hanya sebagai petaka buruk bagi kita. kebudayaan yang selalu berperadaban mulia, sedikit demi sedikit mulai mengikuti kebudayaan Barat.

     Maka dengan gencarnya, para pemuka-pemuka kebudayaan memperkenalkan peradaban masing-masing negara. Terlebih lagi negara barat yang selalu mempublikkan kebudayaan mereka.
Cara untuk antisipasi budaya asing adalah menyeleksi budaya asing yang masuk ke Indonesia, dapat memerihara dan membudayakan budaya Nasional. 

DAFTAR PUSTAKA:


- http://niladoni.blogspot.com/2011/10/ilmu-sosial-dasar-pertumbuhan-penduduk.html
- http://www.scribd.com/doc/66015084/Ancaman-Dan-Dampak-Ledakan-Penduduk-Terhadap-Kemakmuran-Sosial-Dan-Peningkatan-Peradaban-Manusia-Jawa-Barat

Saturday, November 24, 2012

PERMASALAHAN SOSIAL DALAM RUANG LINGKUP INDIVIDU, KELUARGA DAN MASYARAKAT

Standard

      Pemasalahan sosial adalah beberapa kondisi yang terlahir dari sebuah keadaan masyarakat yang tidak ideal.
Terjadinya  permasalahan sosial diakibatkan oleh munculnya perbedaan yang mencolok antara nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada. Contoh sumber dari permasalahan sosial adalah proses sosial dan bencana alam.

    Menurut Pete Stark (1975) permasalahan sosial dibagi menjadi 3 macam, yaitu :

1.   Konflik dan Kesenjagan, seperti : kemiskinan, kesenjangan, konflik antar kelompok, pelecehan seksual dan masalah lingkungan.
2.   Perilaku menyimpang, seperti : kecanduan obat – obatan terlarang, gangguan mental, kejahatan kenakalan remaja dan kekerasan pergaulan.
3.   Perkembangan manusia, seperti : masalah keluarga, usia lanjut, kependudukan (seperti urbanisasi) dan kesehatan seksual
      Keberadaan masalah sosial dapat dilihat dengan melakukan beberapa proses dan tahapan analitis. Tahapan analitis dilakukan dengan melakukan pendekatan yang dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

1.   Person Blame Approach, yaitu pendekatan untuk memahami masalah sosial yang berada pada level individu. Dengan pendekatan ini, kita bisa mengetahui penyebab terjadinya masalah sosial pada level individu. Pada umunya penyebab masalah ini berupa kondisi fisik maupun psikis dari tiap individu.

2.   System Blame Approach, yaitu sistem pendekatan yang digunakan dalam masyarakat sebagai unit analisa utamanya.

Permasalahan sosial dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja. Terjadinya  beragam permasalahan sosial dapat dibagi dalam ruang lingkup seperti ruang linkup individu, keluarga dan masyarakat.

A. Permasalahan Sosial dalam Ruang Lingkup Individu

      Permasalahan sosial dalam ruang lingkup individu pada umunya terjadi karena pengaruh dari lingkungan luar, baik pengaruh positif maupun negatif. Masalah sosial dalam ruang lingkup individu juga terkadang timbul pada seorang individu yang kurang terbuka atau tertutup terhadap dirinya sendiri kepada orang lain. Masalah sosial dalam ruang lingkup individu dapat di atasi dengan nasihat, curhat, introspeksi ataupun motivasi yang membangun mental seorang individu menjadi lebih baik dan bersifat positif.

B. Permasalahan sosial dalam ruang lingkup keluarga

      Masalah sosial di dalam keluarga adalah masalah sosial dalam ruang lingkup yang kecil. Namun, di dalam ruang lingkup masalah kecil ini dapat tercipta berbagai masalah yang terhubung dengan berbagai masalah dalam ruang lingkup yang besar. Kurangnya atau bahkan tidak adanya komunikasi yang baik antara semua anggota keluarga adalah suatu masalah sosial dalam bidang komunikasi.
     Selain masalah komunikasi, di dalam keluarga terdapat juga masalah kekerasan. Banyak masalah kekerasan orang tua terhadap anak, bahkan terdapat kasus kekerasan anak terhadap orang tua. Bukan hanya kekerasan, sekarang ini juga banyak kasus pembunuhan yang terjadi di keluarga. Betapa, teganya seorang anak membunuh orang tuanya, seorang cucu membunuh kakek neneknya, dan yang paling sering terjadi adalah seorang ibu yang membunuh anaknya, seperti aborsi atau membunuh sang bayi kecil sesaat setelah ia terlahir ke dunia ini.
      Keluarga adalah orang yang akan selalu ada disaat kita tertawa, menangis, marah. Keluarga yang menemani hidup kita dari saat kita terlahir kedunia ini sampai saatnya kita meninggalkan dunia ini. Kelurga yang selalu ada saat kita pertama kali bisa tertawa, menangis, berjalan, berbicara.

C. Permasalahan sosial dalam ruang lingkup masyarakat

      Permasalahan sosial dalam ruang lingkup masyarakat merupakan permasalahan sosial yang dapat menyebabkan permasalahan sosial di dalam ruang lingkup lain seperti keluarga dan individu. Hal ini disebabkan karena masarakat menimbulkan dampak yang cukup besar terhadap seorang individu ataupun sebuah keluarga. Permasalahan sosial dalam ruang lingkup masyarakat pada umunya terjadi karena kondisi masyarakat yang tidak ideal dan harmonis. Permasalahan sosial dalam ruang lingkup masyarakat dapat diatasi ataupun dicegah dengan adanya pemimpin yang bersikap tegas dan bertanggung jawab terhadap masyarakatnya sendiri.

DAFTAR PUSTAKA :

- iamyuqo blog



Friday, October 19, 2012

LOVE AND LOVE

Standard

      Cinta adalah sebuah perasaan yang timbul secara tiba-tiba, tidak ada yang mengetahui kapan datangnya cinta. Cinta itu didak bisa dipaksakan, karna cinta itu datangnya dari perasaan lubuk hati yang paling dalam. Cinta, itu rumit serumit kita mengerjakan PR J. Cinta susah ditebak, maupun dimengerti. Cinta itu butuh yang namanya pengorbanan, keindahan, kepahitan dan kehangatan.

       Untuk mendapatkan cinta yang sejati, kita harus rela berkorban untuk orang yang dicintai dan mempertahankan cinta itu. Dalam arti pengorbanan yang tulus , iklas tanpa mengharapkan imbalan. Karna cinta tidak bisa diukur oleh materi apapun entah materi yang berasal dari dunia. Cinta dapat membuat bahagia, suka maupun duka. Karna cinta itu adalah hal yang sangat misterius. Cinta dapat dikatakan indah, bila mana kedua pasangan saling menghargai, memberi dan menerima sesuatu dengan lapang dada.

      Semua itu dapat kita peroleh dan rasakan bila kita mempunyai hati yang tulus dan iklas. Karena dengan hati yang tulus dan iklas kita dapat merasashkan bagai mana cinta  itu.



DESCRIPTION ABOUT MY SELF

Standard


 
      Nama saya anggy yanuar adiansyah, saya biasa dipanggil oleh teman-teman saya dengan sebutan anggy. Saya sekarang berumur delapan belas tahun, saya anak pertama dari dua bersaudara. Hobi saya adalah bermain volley dan membaca, selain itu saya senang sekali menggambar dan mendesign. Saya tinggal dengan kedua orang tua saya, dan adik saya.

      Saya dulu bersekolah di SDN 06 pagi, kemudian pada tahun 2006 saya melanjutkan ketingkat madrasah tsanawiah di MTSN 19 Jakarta. Kemudian pada tahun 2009 saya melanjutkan lagi ketingkat menengah atas di SMA Widuri Jakarta. Pada tahun ini, saya baru saja masuk kuliah. Saya kuliah di University of Gunadarma, di fakultas ilmu computer dan teknologi informasi. Saya memilih jurusan sistem informasi, Kenapa saya memilih jurusan sistem informasi? karena saya berminat pada bidang analyst system. Pada jaman sekarang ini, kebanyakan bidang kantoran memerlukan seorang analyst system dan pengembangan sistem informasi. Selain saya menyukai bidang analyst system, saya juga menyukai bidang system design dan web-designer.

      Kenapa saya menyukai bidang ini, Karena saya adalah seorang yang sangat menyukai tentang seni modern maupun seni tradisional. Selain itu, di jaman teknologi sekarang ini. Kemampuan dalam system design, dan web-designer sangat dibutuhkan. karena perusahaan jaman sekarang mereka memasarkan produknya lewat internet yaitu media web. Itulah alasan saya, kenapa memilih jurusan sistem informasi.

      Demikianlah profil saya, bila ada kata-kata yang salah atau tidak berkenan untuk anda  tolong dimaafkan.